Inverter DC ke AC
Inverter
adalah perangkat elektrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik
searah (DC) menjadi arus listrik bolak balik (AC). Inverter mengkonversi
DC dari perangkat seperti
batere,
panel surya / solar cell menjadi AC.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan
inverter:
True sine wave inverter diperlukan terutama untuk
beban-beban yang masih menggunakan motor agar bekerja lebih mudah,
lancar dan tidak cepat panas. Oleh karena itu dari sisi harga maka true
sine wave
inverter adalah
yang paling mahal diantara yang lainnya karena dialah yang paling
mendekati bentuk gelombang asli dari jaringan listrik PLN.
Dalam perkembangannya di pasaran juga beredar modified sine wave
inverter yang
merupakan kombinasi antara square wave dan sine wave. Bentuk
gelombangnya bila dilihat melalui oscilloscope berbentuk sinus dengan
ada garis putus-putus di antara sumbu y=0 dan grafik sinusnya.
Perangkat yang menggunakan kumparan masih bisa beroperasi dengan
modified sine wave inverter, hanya saja kurang maksimal.
Sedangkan pada square wave
inverter beban-beban listrik yang menggunakan kumparan / motor tidak dapat bekerja sama sekali.
Selain itu dikenal juga istilah Grid Tie
Inverter
yang merupakan special inverter yang biasanya digunakan dalam sistem
energi listrik terbarukan, yang mengubah arus listrik DC menjadi AC yang
kemudian diumpankan ke jaringan listrik yang sudah ada. Grid Tie
Inverter juga dikenal sebagai synchronous inverter dan perangkat ini
tidak dapat berdiri sendiri, apalagi bila jaringan tenaga listriknya
tidak tersedia. Dengan adanya grid tie inverter kelebihan KWh yang
diperoleh dari sistem PLTS ini bisa disalurkan kembali ke jaringan
listrik PLN untuk dinikmati bersama dan sebagai penggantinya besarnya
KWh yang disuplai harus dibayar PLN ke penyedia PLTS, tentunya dengan
tarif yang telah disepakati sebelumnya. Sayangnya sampai sekarang
ketentuan tarif semacam ini masih terus digodok seiring dengan aturan
mengenai listrik swasta.
Rugi-rugi / loss yang terjadi pada
inverter
biasanya berupa dissipasi daya dalam bentuk panas. Effisiensi
tertinggi dipegang oleh grid tie inverter yang diclaim bisa mencapai
95-97% bila beban outputnya hampir mendekati rated bebannya. Sedangkan
pada umumnya effisiensi inverter adalah berkisar 50-90% tergantung dari
beban outputnya. Bila beban outputnya semakin mendekati beban kerja
inverter yang tertera maka effisiensinya semakin besar, demikian pula
sebaliknya. Modified sine wave inverter ataupun square wave inverter
bila dipaksakan untuk beban-beban induktif maka effisiensinya akan jauh
berkurang dibandingkan dengan true sine wave inverter. Perangkatnya
akan menyedot daya 20% lebih besar dari yang seharusnya.